6.
TEORI
ATOM MEKANIKA KUANTUM atau MEKANIKA GELOMBANG ( Pak Schrodinger )
Setelah
teori Niehl Bohr ternyata juga mempunyai kelemahan, ilmuwan berikutnya yang
berusaha memperbaiki adalah Erwin Schrodinger. Berdasar pengembangan
selanjutnya yang mengatakan bahwa lintasan electron itu tidak berbentuk bulat
mengelilingi inti namun menyerupai gelombang. Oleh karena itu, posisinya tidak
dapat diketahui secara pasti. Teori atom mekanika kuantum memiliki persamaan
dengan teori Niels bohr mengenai tingkat-tingkat energy atau kulit atom, tetapi
berbeda dalam hal lintasan atau orbit tersebut.
Percobaan yang dilakukannya adalah percobaan Chadwick
:
Kesimpulan
hasil percobaan dari
sketsa teori mekanika kuantum :
Awan elektron disekitar inti menunjukan tempat keboleh
jadian elektron. Orbital menggambarkan tingkat energi elektron. Orbital-orbital
dengan tingkat energi yang sama atau hampir sama akan membentuk sub kulit.
Beberapa sub kulit bergabung membentuk kulit. Dengan demikian kulit terdiri
dari beberapa sub kulit dan subkulit terdiri dari beberapa orbital. Walaupun
posisi kulitnya sama tetapi posisi orbitalnya belum tentu sama.
Persamaan gelombang Schrodinger hanya dapat diterapkan secara eksak untuk
partikel dalam kotak dan atom dengan elektron tunggal.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar