4.
Teori Atom Rutherford
Pak Rutherford, penemu inti atom
yang bekerjasama dengan pak Thomson
Setelah Pak Thomson mengemukakan
teorinya, pada tahun 1910 Pak Rutherford pun tak kalah melakukan percobaan
untuk mengungkapkan teori versi miliknya. Dengan dibantu oleh dua orang
muridnya, mereka melakukan percobaan yang dikenal dengan hamburan sinar alfa,
yaitu partikel yang bermuatan positif, dan bergerak lurus, berdaya tembus besar
sehingga dapat menembus lembaran tipis kertas.
Percobaan tersebut sebenarnya bertujuan untuk menguji
pendapat Thomson, yakni apakah atom itu betul-betul merupakan bola pejal yang
positif yang bila dikenai partikel alfa akan dipantulkan atau dibelokkan.
Dari pengamatan mereka, didapatkan fakta bahwa apabila
partikel alfa ditembakkan pada lempeng emas yang sangat tipis, maka sebagian
besar partikel alfa diteruskan (ada penyimpangan sudut kurang dari 1°), tetapi
dari pengamatan Marsden diperoleh fakta bahwa satu diantara 20.000 partikel alfa
akan membelok sudut 90° bahkan lebih, atau ada yang dipantulkan. Hal ini
pastilah tidak sesuai dengan teori Thomson dimana atom digambarkan bersifat
homogen yang padat pada semua bagiannya.
Berdasarkan percobaan jeniusnya itulah Rutherford
mengemukakan gagasannya tentang inti atom. Menurutnya, sebagian besar massa dan
muatan positif atom terkonsentrasi pada bagian pusat atom yang selanjutnya
disebut inti atom.Elektron beredar mengitari pada jarak yg relative sangat
jauh. Jarak antara inti hingga kulit atom dinamakan jari-jari atom.
Dengan model seperti itu, maka penghamburan sinar alfa
lempeng emas tipis dapat dijelaskan sebagai berikut :
1. Sebagian besar partikel sinar alfa
dapat tembus karena melalui daerah hampa.
2. Partikel alfa yang mendekati inti
atom dibelokkan karena mengalani gaya tolak inti.
3. Partikel alfa yang menuju inti atom dipantulkan karena
inti bermuatan positif dan sangat pejal.
Kesimpulan menurut Rutherford :
“Atom
terdiri dari inti atom yang sangat kecil dan bermuatan positif, dikelilingi
oleh
elektron yang bermuatan negatif. “
Kelebihan
:
Membuat hipotesa bahwa atom tersusun
dari inti atom dan elektron yang mengelilingi inti.
Kelemahan
:
Tidak dapat menjelaskan mengapa elektron tidak jatuh
ke dalam inti atom. Berdasarkan teori fisika, gerakan elektron mengitari inti
ini disertai pemancaran energi sehingga lama - kelamaan energi elektron akan
berkurang dan lintasannya makin lama akan mendekati inti dan jatuh ke dalam
inti Ambilah seutas tali dan salah satu ujungnya Anda ikatkan sepotong kayu
sedangkan ujung yang lain Anda pegang. Putarkan tali tersebut di atas kepala
Anda. Apa yang terjadi? Benar. Lama kelamaan putarannya akan pelan dan akan
mengenai kepala Anda karena putarannya lemah dan Anda pegal memegang tali
tersebut. Karena Rutherford adalah telah dikenalkan lintasan/kedudukan elektron
yang nanti disebut dengan kulit.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar